Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik setelah mengirimkan karangan bunga bernuansa hitam putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. Karangan bunga tersebut tampak berbeda dibandingkan kiriman ucapan selamat lainnya yang umumnya menggunakan warna-warna cerah.
Karangan bunga yang dikirim Dedi Mulyadi dipajang bersama berbagai ucapan selamat dari instansi pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga lainnya di kawasan Balai Kota Jakarta. Keunikan warna monokrom yang digunakan langsung menarik perhatian pengunjung dan warganet.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyebut kiriman karangan bunga dari berbagai pihak merupakan bentuk penghormatan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam momentum perayaan ulang tahun ibu kota.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, juga mengapresiasi karangan bunga tersebut dan menilai tampilannya unik karena menggunakan nuansa hitam putih yang jarang ditemukan pada karangan bunga ucapan selamat.
Meski tidak berkaitan dengan kebijakan pemerintahan, unggahan dan foto karangan bunga tersebut menjadi viral di media sosial. Banyak warganet memberikan beragam tafsiran mengenai konsep warna yang dipilih, sehingga membuat nama Dedi Mulyadi kembali menjadi perbincangan publik dalam beberapa hari terakhir.
Selain isu tersebut, topik lain yang masih ramai dibahas adalah respons Dedi Mulyadi terhadap keluhan masyarakat terkait penerimaan murid baru di Jawa Barat dan langkah penertiban PKL di kawasan Puncak-Cipanas. Namun, karangan bunga monokrom untuk HUT Jakarta menjadi salah satu peristiwa terbaru yang paling banyak diperbincangkan pekan ini.










