Pencopotan Purbaya dari Kursi Menkeu Tuai Sorotan, Gerindra Sebut Pergantian untuk Perkuat Kredibilitas Fiskal

banner 468x60

Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya. Pergantian tersebut diumumkan dalam pelantikan pejabat negara di Istana Kepresidenan pada 14 September 2026.

Pencopotan Purbaya menarik perhatian publik karena dilakukan setelah dirinya menjabat sekitar satu tahun sejak menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada September 2025. Pemerintah tidak menyampaikan alasan resmi secara rinci terkait pergantian tersebut. Namun, sejumlah pengamat menilai langkah itu berkaitan dengan upaya mengembalikan kepercayaan pasar dan memperkuat kredibilitas kebijakan fiskal pemerintah.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pergantian mendadak tersebut tidak lepas dari dinamika politik dan ekonomi yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, terdapat indikasi ketidakpuasan terhadap sejumlah kebijakan dan komunikasi yang muncul selama masa kepemimpinan Purbaya. Meski demikian, Ray menegaskan bahwa alasan pasti pergantian hanya diketahui oleh Presiden dan lingkaran pengambil keputusan.

Sementara itu, sejumlah politisi Partai Gerindra menyebut pergantian dilakukan sebagai bagian dari evaluasi pemerintahan untuk memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan lebih kredibel, terukur, dan mampu menjaga kepercayaan investor. Penunjukan Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dinilai dapat memberikan stabilitas karena memiliki pengalaman panjang di bidang fiskal dan penyusunan anggaran negara.

Dalam pernyataan pertamanya setelah dilantik, Suahasil menegaskan komitmennya menjaga APBN yang kredibel serta mempertahankan defisit anggaran tetap berada di bawah batas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Ia juga menyatakan akan memastikan program prioritas pemerintah tetap berjalan dengan dukungan anggaran yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengamat pasar menilai pergantian ini berpotensi meredakan kekhawatiran investor yang dalam beberapa bulan terakhir menyoroti arah kebijakan fiskal Indonesia. Kehadiran Suahasil yang dikenal sebagai teknokrat dianggap dapat membantu meningkatkan kepastian kebijakan ekonomi dan memperkuat kepercayaan pasar terhadap pengelolaan keuangan negara.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *