Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa waktu terakhir menuai keluhan masyarakat. Gangguan pasokan listrik dilaporkan terjadi di berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Daerah Istimewa Yogyakarta dengan durasi yang bervariasi.
Berdasarkan laporan yang beredar, sejumlah wilayah seperti Bandung, Cimahi, Karawang, Depok, Bekasi, Sukabumi, hingga beberapa daerah di Jawa Tengah mengalami pemadaman listrik sejak 10 Juni 2026. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pelaku usaha, pekerja yang bergantung pada jaringan internet, serta rumah tangga yang membutuhkan pasokan listrik stabil.
PT PLN (Persero) menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan. Di Jawa Timur, PLN menyebut penghentian sementara pasokan listrik dilakukan untuk mendukung pekerjaan penguatan sistem kelistrikan dan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
Sementara itu, di sejumlah wilayah lain, PLN menerapkan manajemen beban guna menjaga stabilitas jaringan setelah terjadi gangguan pada sistem pembangkit. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya pemadaman yang lebih luas atau blackout pada jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan gangguan dapat segera diatasi. Pemerintah juga melakukan pemantauan terhadap penyebab gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di sejumlah daerah.
Di sisi lain, sejumlah pengamat energi menilai sistem kelistrikan nasional seharusnya memiliki cadangan daya yang memadai untuk mengantisipasi gangguan pembangkit maupun jaringan. Mereka mendorong dilakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak dan berjanji terus memberikan informasi terkait proses pemulihan. Hingga kini, pasokan listrik di sebagian besar wilayah yang terdampak dilaporkan telah berangsur normal, meski beberapa daerah masih melakukan penyesuaian sistem untuk memastikan keandalan jaringan tetap terjaga.










