Dedi Mulyadi Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Sunda atau Pasundan, Pemprov Fokus Kerja untuk Rakyat

banner 468x60

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah kabar yang menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengubah nama provinsi menjadi Sunda, Pasundan, atau Tatar Sunda. Menurutnya, isu tersebut bukan berasal dari pemerintah daerah, melainkan berkembang dari spekulasi yang beredar di media sosial.

Dedi menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada agenda resmi maupun usulan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengganti nama daerah. Ia memastikan nama Jawa Barat tetap dipertahankan sebagaimana yang telah menjadi identitas administratif provinsi tersebut selama ini.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai perdebatan publik terkait wacana perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda atau Pasundan. Menurut Dedi, narasi yang berkembang tersebut merupakan karangan pihak lain dan tidak pernah menjadi bagian dari program pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa fokus utama Pemprov Jabar saat ini adalah menjalankan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, wacana perubahan nama Jawa Barat sempat menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan bahwa berbagai usulan yang berkembang masih sebatas wacana dan menyerahkan keputusan kepada gubernur sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, Dedi Mulyadi kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak sedang membahas perubahan nama provinsi.

Penegasan serupa juga datang dari unsur legislatif. Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono menyatakan bahwa informasi yang menyebut DPRD telah mengusulkan perubahan nama Jawa Barat tidak sesuai dengan fakta yang ada. Dengan demikian, baik pemerintah provinsi maupun DPRD memastikan tidak ada rencana resmi untuk mengganti nama Jawa Barat menjadi Sunda atau Pasundan.

Dedi berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan daerah dan menjaga kondusivitas di tengah berbagai isu yang berkembang.

“Namanya tetap Jawa Barat,” tegas Dedi Mulyadi, sekaligus menutup polemik yang ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *