Dedi Mulyadi Sentil Lucky Hakim yang Dua Kali Absen Saat Kunjungan, Singgung Percepatan Pembangunan Indramayu

banner 468x60

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyinggung ketidakhadiran Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam sejumlah kunjungan kerjanya ke Kabupaten Indramayu. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Penanaman Kedelai 2026 di Kecamatan Tukdana, Indramayu.

Dalam sambutannya, Dedi mengaku telah dua kali berkunjung ke Indramayu, namun belum pernah bertemu langsung dengan Lucky Hakim. Ia menyampaikan hal tersebut di hadapan perwakilan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang hadir dalam acara tersebut.

Dedi menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sangat penting untuk mempercepat berbagai program pembangunan yang tengah didorong di Indramayu. Menurutnya, sejumlah proyek strategis sedang dipersiapkan, termasuk pengembangan kawasan industri dan investasi pabrik yang diproyeksikan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Ia menyebut rencana pembangunan kawasan pabrik sepatu dengan potensi rekrutmen hingga 20.000 pekerja, serta pengembangan kawasan industri di Losarang. Dedi menilai percepatan investasi tersebut diperlukan untuk membuka lapangan pekerjaan dan menekan angka pengangguran di wilayah Indramayu.

“Saya ingin orang Indramayu bekerja,” ujar Dedi saat menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan investasi yang masuk ke wilayah tersebut.

Menanggapi sindiran tersebut, Lucky Hakim membenarkan dirinya tidak hadir dalam dua kunjungan Dedi ke Indramayu. Namun, ia menjelaskan bahwa ketidakhadirannya disebabkan oleh agenda kedinasan yang telah dijadwalkan sebelumnya dan tidak dapat ditinggalkan.

Pernyataan Dedi Mulyadi ini kemudian menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan koordinasi antarpejabat daerah di tengah upaya percepatan pembangunan dan penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Indramayu.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *