Penjaga Perlintasan Kereta Api di Garut Dianiaya, Dedi Mulyadi Murka dan Minta Pelaku Dihukum

banner 468x60

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang petugas penjaga perlintasan kereta api di Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengecam keras tindakan tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera menindak pelaku.

Peristiwa itu diduga terjadi saat petugas sedang menjalankan tugas mengamankan perlintasan kereta api demi keselamatan pengguna jalan. Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengalami tindakan kekerasan setelah menegur pengendara yang hendak melintas ketika kondisi dinilai berbahaya.

Dedi Mulyadi menilai tindakan penganiayaan terhadap petugas yang sedang bertugas merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, penjaga perlintasan memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan dan melindungi masyarakat dari risiko tertabrak kereta api.

KDM juga menyayangkan sikap pelaku yang diduga marah saat diingatkan untuk tidak melintasi rel kereta api ketika situasi tidak aman. Ia menegaskan bahwa teguran yang diberikan petugas semata-mata bertujuan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Selain mengecam aksi kekerasan tersebut, Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat agar kasus ini ditangani secara cepat dan profesional. Ia meminta pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku agar memberikan efek jera dan tidak terulang kembali di kemudian hari.

Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung juga mengecam keras dugaan pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan. Korban dilaporkan mengalami luka lebam di bagian wajah dan luka gores akibat insiden tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama kepolisian kini mengawal proses penanganan perkara tersebut. Dedi Mulyadi juga menyampaikan dukungan kepada korban dan memastikan pendampingan akan diberikan hingga proses hukum selesai.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *