NTT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mendatangi sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 21 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, Dedi membawa bantuan dengan nilai total Rp4,5 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Dedi menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Jawa Barat terhadap warga NTT yang sedang menghadapi dampak gempa. Dari total Rp4,5 miliar, sekitar Rp4 miliar berasal dari Pemprov Jawa Barat, sedangkan Rp500 juta berasal dari bantuan yang dihimpun Pemerintah Kota Depok bersama ASN, masyarakat, dan PMI Kota Depok.
Bantuan dari Pemprov Jawa Barat kemudian disalurkan untuk membantu warga memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa. Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan, yakni Rp20 juta untuk rumah rusak berat, Rp10 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp5 juta untuk rumah rusak ringan.
Selain memberikan bantuan untuk perbaikan rumah, Dedi juga memantau secara langsung kondisi sejumlah rumah warga. Dalam peninjauannya, ditemukan rumah yang mengalami keretakan pada bagian dinding hingga bangunan yang mengalami kerusakan lebih parah dan sebagian dindingnya roboh.
Bantuan tersebut juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak, termasuk kebutuhan makan. Pemprov Jawa Barat turut mengerahkan personel untuk membantu penanganan di lokasi bencana dan memastikan kebutuhan warga dapat dipetakan serta bantuan disalurkan.
Kunjungan Dedi Mulyadi ke NTT mendapat perhatian publik karena dilakukan di tengah kondisi pascagempa yang masih membutuhkan penanganan. Sejumlah pihak mengapresiasi bantuan tersebut, sementara ada pula kritik mengenai gaya penyampaian dan publikasi kegiatan kemanusiaan tersebut.
Terlepas dari sorotan tersebut, bantuan yang disalurkan Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Kota Depok menjadi bagian dari dukungan lintas daerah bagi masyarakat NTT. Dedi berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga memperbaiki tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan setelah bencana.
“Warga bisa tenang, rumah rusak bisa segera diperbaiki. Semoga NTT cepat pulih dan bangkit,” kata Dedi Mulyadi dalam keterangannya.










