Rumah Warga Hancur Ditimpa Truk di Purwakarta, Dedi Mulyadi Ultimatum Perusahaan Logistik

banner 468x60

Peristiwa kecelakaan truk tronton yang menimpa rumah warga di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memicu perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia secara tegas mendesak perusahaan logistik pemilik kendaraan untuk segera bertanggung jawab atas kerugian yang dialami korban.

Insiden tersebut terjadi di Kampung Cibentar, Desa Cianting, Kecamatan Sukatani. Sebuah truk tronton diduga kehilangan kendali hingga menabrak dan menghancurkan rumah warga. Akibat kejadian itu, seorang anak mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Menurut keterangan keluarga korban, hingga beberapa pekan setelah kejadian, pihak perusahaan belum memberikan tanggung jawab yang layak. Bantuan yang diberikan baru sebatas kompensasi kecil yang digunakan untuk kebutuhan darurat, sementara biaya pengobatan dan kerusakan rumah belum ditangani secara serius.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi mengultimatum perusahaan logistik terkait, yakni PT Cirebon Logistik Indonesia, agar segera menyelesaikan kewajibannya. Ia menegaskan bahwa korban berhak mendapatkan ganti rugi, termasuk rumah pengganti serta dukungan penuh selama masa pemulihan.

“Segera selesaikan kewajibannya. Kalau tidak, saya akan datang langsung ke perusahaan,” tegasnya dalam pernyataan yang disampaikan melalui media sosial.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah turut memberikan bantuan kepada korban, termasuk dana untuk kontrak rumah sementara dan kebutuhan keluarga selama masa perawatan. Namun, Dedi menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak menghapus tanggung jawab perusahaan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena dinilai mencerminkan pentingnya tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan masyarakat, terutama dalam operasional kendaraan berat di wilayah permukiman.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *