Husein Gaza Tanggapi Tudingan soal Kehadirannya di Iran: “Saya Memilih Melawan Zionisme, Bukan Melawan Sesama”

banner 468x60

Aktivis kemanusiaan dan pegiat isu Palestina, Husein Gaza, memberikan tanggapan atas berbagai tudingan yang muncul setelah dirinya memenuhi undangan ke Iran untuk menghadiri prosesi penghormatan terakhir bagi Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

Melalui pernyataannya di media sosial, Husein menegaskan bahwa kehadirannya di Iran tidak boleh dimaknai sebagai penegasan afiliasi mazhab atau pilihan teologis tertentu. Ia menyatakan bahwa fokus utamanya tetap berada pada perjuangan kemanusiaan dan pembelaan terhadap rakyat Palestina.

“Saya memilih melawan zionisme, bukan melawan sesama,” tulis Husein dalam pernyataan yang kemudian ramai diperbincangkan warganet.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap sejumlah komentar yang menuding dirinya sebagai penganut Syiah karena menghadiri prosesi penghormatan tersebut. Menurut Husein, perbedaan mazhab di kalangan umat Islam tidak seharusnya menghalangi kerja sama dalam membela masyarakat yang tertindas, khususnya rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi agresi dan krisis kemanusiaan.

Husein menilai bahwa musuh utama yang harus menjadi perhatian adalah penjajahan, kekerasan terhadap warga sipil, dan praktik zionisme yang menurutnya telah menyebabkan penderitaan berkepanjangan di Palestina. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak menghabiskan energi pada perdebatan identitas yang justru berpotensi memecah belah umat.

Ia juga menegaskan bahwa memenuhi undangan sebuah negara atau menghadiri sebuah acara kenegaraan maupun penghormatan tidak serta-merta menunjukkan kesamaan pandangan dalam seluruh aspek politik maupun keagamaan. Kehadirannya, kata Husein, merupakan bentuk penghormatan atas undangan yang diterimanya sekaligus kesempatan untuk terus menyuarakan solidaritas terhadap perjuangan Palestina di berbagai forum internasional.

Polemik mengenai kehadiran Husein Gaza di Iran memunculkan beragam tanggapan di media sosial. Sebagian pihak memberikan dukungan atas konsistensinya mengangkat isu Palestina, sementara sebagian lainnya mempertanyakan makna kehadirannya dalam acara tersebut. Hingga kini, Husein tetap menegaskan bahwa misinya tidak berubah, yakni mengedepankan perjuangan kemanusiaan dan persatuan umat dalam menghadapi penjajahan.

Dengan pernyataan “Saya memilih melawan zionisme, bukan melawan sesama”, Husein berharap masyarakat dapat lebih mengedepankan persatuan dan tidak mudah memberikan label terhadap seseorang hanya berdasarkan kehadirannya dalam suatu kegiatan diplomatik atau kemanusiaan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *