Dedi Mulyadi Sampaikan Pidato Menyentuh di Papua, Tekankan Pendekatan dengan Hati

banner 468x60

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan pidato yang penuh emosi saat menghadiri Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS) di Jayapura, Papua. Dalam kesempatan tersebut, Dedi menekankan pentingnya memahami masyarakat Papua dengan pendekatan kemanusiaan dan perasaan, bukan semata-mata strategi maupun taktik.

Dalam pidatonya, Dedi menyebut masyarakat Papua memiliki karakter yang penuh rasa, terbuka, dan menjunjung tinggi hubungan emosional. Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan cinta dan empati menjadi kunci dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat Papua.

“Memahami Papua harus dengan perasaan. Cinta harus bertemu dengan cinta. Cinta tidak bisa bertemu dengan strategi dan taktik,” ujar Dedi dalam forum tersebut. Ia juga menilai selama ini masyarakat Papua terlalu sering dihadapkan pada pendekatan yang bersifat strategis dan teknokratis tanpa memperhatikan sisi emosional masyarakat setempat.

Dedi mengaku telah lama berinteraksi dengan warga Papua, termasuk mendampingi dan membantu pendidikan sejumlah anak Papua sejak dirinya menjabat kepala daerah. Pengalaman tersebut membuatnya merasa memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Papua yang menurutnya sangat menjunjung nilai kemanusiaan dan rasa persaudaraan.

Dalam forum itu, Dedi juga menyoroti pentingnya memadukan kemajuan teknologi dan birokrasi dengan nilai-nilai kemanusiaan. Ia menyebut teknokrasi yang dijalankan oleh orang-orang yang memiliki empati akan menghasilkan kebijakan yang lebih berkeadilan dan berpihak kepada masyarakat.

Pidato tersebut mendapat perhatian luas di media sosial setelah videonya beredar dan ditonton banyak pengguna internet. Sejumlah warganet menilai pesan yang disampaikan Dedi Mulyadi menyentuh dan menawarkan perspektif berbeda dalam melihat pembangunan serta hubungan sosial di Papua.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *