Kabar gembira bagi pengguna kendaraan, khususnya pelanggan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell. Setelah mengalami kelangkaan sejak beberapa bulan lalu, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Shell Super (RON 92) ditargetkan akan kembali tersedia di SPBU Shell pada akhir November 2025 ini.
Target ketersediaan ini menyusul rampungnya kesepakatan pembelian base fuel (bahan bakar murni) sebanyak 100.000 barel dari Pertamina Patra Niaga.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, memastikan bahwa pasokan BBM yang dibeli dengan skema business-to-business (B2B) telah mencapai kesepakatan dan kargo sedang dalam perjalanan.
“Swasta kan sudah aman. Shell sudah final negosiasi. Jadi, informasinya kargo sedang persiapan untuk bergerak dari tempat pengisian. Kalau dari info yang ada, [stok BBM Shell kembali tersedia] akhir bulan ini,” tegas Laode Sulaeman saat dikonfirmasi oleh media, pada hari Senin (24/11/2025).
Jika pengiriman berjalan sesuai rencana, diperkirakan stok BBM Shell Super (RON 92) sudah dapat mulai melayani pembelian pada pekan terakhir November.
PT Shell Indonesia, melalui manajemennya, juga telah mengonfirmasi bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Pertamina Patra Niaga.
”Kami telah mencapai kesepakatan dan proses serah terima base fuel telah dijadwalkan. Dengan pasokan yang masuk, Shell Indonesia akan segera melakukan distribusi ke SPBU kami di berbagai wilayah,” ujar perwakilan manajemen Shell Indonesia dalam pernyataan resmi.
Shell berharap dengan masuknya pasokan 100 ribu barel ini, seluruh jenis BBM mereka, khususnya Shell Super (RON 92), dapat tersedia secara merata di semua jaringan SPBU menjelang padatnya arus lalu lintas dan libur akhir tahun.
Sementara itu, per 1 November 2025, Shell telah melakukan penyesuaian harga BBM. Harga resmi “Shell Super (RON 92)” ditetapkan sebesar Rp12.680 per liter, dan harga tersebut tetap berlaku tanpa perubahan hingga periode distribusi dimulai kembali.
Sebelum Shell, dua operator SPBU swasta lainnya, yaitu BP-AKR dan Vivo Energi, sudah terlebih dulu kembali menjual RON 92 setelah mendapatkan pasokan dari Pertamina.










