Puncak Arus Balik di Nagreg Diprediksi Tembus 120 Ribu Kendaraan

banner 468x60

Kabupaten Bandung — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di jalur Nagreg akan dilintasi lebih dari 120.000 kendaraan dalam satu hari. Lonjakan ini diperkirakan terjadi pada H+7 Lebaran dan menjadi gelombang kedua arus balik menuju arah Bandung.

Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Eric A. Prabowo, menyampaikan bahwa tingginya volume kendaraan dipicu oleh percampuran arus balik pemudik dan aktivitas wisata yang masih berlangsung hingga akhir masa libur. Kondisi ini membuat jalur Nagreg kembali menjadi titik krusial kepadatan lalu lintas di Jawa Barat.

“Diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas bisa mencapai lebih dari 120.000 kendaraan per hari, akibat kombinasi arus balik dan wisata,” ujarnya.

Data Dishub menunjukkan bahwa sejak H+1 hingga H+5 Lebaran, volume kendaraan yang melintas di Nagreg tetap tinggi, yakni di atas 100.000 kendaraan per hari. Bahkan, puncak tertinggi sebelumnya terjadi pada H+3 dengan jumlah mencapai 149.030 kendaraan.

Sementara itu, pada H+4 tercatat sekitar 123.000 kendaraan menuju Bandung. Hingga H+6 sore, jumlah kendaraan yang melintas telah mencapai lebih dari 70.000 unit, menandakan arus balik masih terus berlangsung dan belum mencapai puncaknya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, petugas gabungan telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk rekayasa lalu lintas secara situasional. Sejumlah jalur alternatif seperti Cikaledong dan Ciburial juga disiapkan untuk mengurai kemacetan apabila terjadi penumpukan kendaraan.

Secara kumulatif, sejak H-7 hingga H+5 Lebaran, tercatat sekitar 1,16 juta kendaraan bergerak dari Bandung menuju wilayah timur seperti Garut. Sementara kendaraan yang kembali ke Bandung mencapai sekitar 1,01 juta unit, sehingga masih terdapat selisih kendaraan yang diperkirakan akan kembali pada puncak arus balik.

Dishub mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta menjaga kondisi fisik selama berkendara guna menghindari risiko kecelakaan dan kepadatan di jam-jam puncak.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *