Majelis Khubregan Pilih Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Iran, Rakyat Sambut Meriah

banner 468x60

Setelah syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah al-Uzma Ali Hosseini Khamenei, dunia bertanya-tanya siapa yang akan menggantikan posisi strategis tersebut.

Sempat beredar tiga nama yang digadang-gadang akan menjadi pengganti. Salah satunya adalah putra kedua Ayatollah Ali Khamenei, yaitu Ayatollah Mojtaba Khamenei.

Bukan hanya rakyat Iran dan dunia Islam yang menunggu keputusan ini, tetapi juga Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump. Seperti diketahui, salah satu tujuan perang yang terjadi saat ini adalah upaya Amerika Serikat untuk mengganti rezim di Iran.

Skenario pertama Amerika Serikat pun gagal total, yaitu dengan mendukung Reza Pahlavi untuk kembali ke tampuk kekuasaan Iran. Namun ternyata mayoritas rakyat Iran tidak menyukai kembalinya keluarga Pahlavi.

Dilansir dari Al-Jazeera English, dalam pernyataan terakhirnya, Donald Trump mengatakan:

“Dia tampak seperti orang yang sangat baik (Reza Pahlavi). Namun menurut saya, seseorang dari dalam negeri mungkin lebih tepat. Seseorang yang berada di sana, yang saat ini populer, jika memang ada orang seperti itu.”

Trump bahkan dikabarkan ingin ikut mempengaruhi proses pemilihan pemimpin Iran dengan harapan muncul sosok yang lebih fleksibel terhadap kepentingan Amerika.

Namun harapan tersebut pupus setelah Majelis Khubregan (Assembly of Experts) Republik Islam Iran secara resmi memilih Sayyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan ayahandanya yang syahid.

Dilansir dari akun Instagram resmi milik kedutaan besar Iran untuk Indonesia @iraninindonesia, Keputusan tersebut diambil melalui pemungutan suara tegas untuk mencegah terjadinya kekosongan kepemimpinan negara. Keputusan ini juga disambut oleh berbagai institusi negara sebagai langkah untuk memperkuat persatuan nasional.

Pengumuman ini disampaikan di tengah berlanjutnya agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang hingga kini telah menyebabkan lebih dari 1.200 orang gugur sebagai syuhada.

Penunjukan Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran disambut dengan gegap gempita oleh rakyat Iran. Banyak warga turun ke jalan sebagai bentuk dukungan terhadap pemimpin baru mereka.

Tidak tampak rasa takut di wajah rakyat yang berkumpul di jalan-jalan, meskipun mereka menyadari ancaman serangan dari Amerika Serikat dan Israel masih terus berlangsung.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *