Warga di kawasan Hutan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, melakukan aksi penutupan jalur sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang diduga kuat disebabkan oleh aktivitas offroad. Aksi tersebut dilakukan setelah kondisi jalan dinilai semakin memburuk dan mengganggu aktivitas warga setempat.
Kerusakan terlihat di sejumlah titik jalur yang kerap dilintasi kendaraan offroad. Permukaan jalan menjadi berlubang, licin, dan sulit dilalui, terutama saat hujan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena menyulitkan mobilitas harian serta dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sebagai bentuk kekecewaan, warga menutup jalur yang biasa digunakan kendaraan offroad dan menyuarakan tuntutan agar aktivitas tersebut dihentikan sementara hingga ada kejelasan terkait perbaikan dan pengelolaan jalur. Warga juga meminta pihak terkait untuk turun tangan menangani kerusakan yang telah terjadi.
Menurut warga, aktivitas offroad berlangsung berulang kali tanpa diiringi upaya perbaikan jalan maupun tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Akibatnya, kerusakan terus bertambah dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara offroad maupun instansi terkait mengenai tuntutan warga tersebut. Warga berharap aksi penutupan jalur ini dapat menjadi perhatian serius agar solusi segera diambil dan kerusakan lingkungan tidak semakin parah.
Situasi di lokasi dilaporkan tetap kondusif, dengan warga berjaga di sekitar jalur yang ditutup sembari menunggu respons dari pihak berwenang.










