Sebelumnya, insiden jatuhnya mahasiswi Universitas Pakuan pada Rabu, 12 November 2025, yang terekam oleh kamera CCTV kampus, sempat viral di media sosial. Dari rekaman, korban tampak berusaha duduk di atas pagar pembatas lantai tiga dengan posisi membelakangi bagian luar gedung. Tak lama kemudian, korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota, Komisaris Aji Riznaldi, menyatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Salah satu barang bukti yang diamankan polisi adalah secarik kertas yang ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.
Isinya: “Maafkan Ira bu, ayah, Ira cape Ira nyerah mental Ira rusak mental Ira hancur maafin Ira nyuhunkeun hampura saageung-ageung an hate ira tos teu kiat dinyenyeri ira cape maaf bu, ayah ira gagal jadi anak ibu sareng ayah teu cocok jadi anak yg baik.”
Arti dari isi surat itu: “Maafkan Ira, bu, ayah. Ira lelah, Ira menyerah, mental Ira rusak, mental Ira hancur. Maafkan Ira, mohon maaf sebesar-besarnya, hati Ira sudah tidak kuat menahan sakit, Ira lelah. Maaf bu, ayah, Ira gagal menjadi anak ibu dan ayah, tidak pantas menjadi anak yang baik.”
Polisi telah meminta keterangan beberapa saksi. Sementara itu, korban masih dalam kondisi koma. Korban mengalami luka pada bagian wajah dan kepala, patah tangan kiri, serta patah beberapa tulang iga.










