Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Presidensi G20 Afrika Selatan 2025. Gibran mendapat kesempatan untuk berpidato di forum tersebut dan menyampaikannya dalam bahasa Inggris.
Sebagai pembukaan, Gibran menyampaikan salam dari Presiden Prabowo untuk Afrika Selatan serta apresiasi atas keramahan dan penyambutan yang baik dari otoritas Afrika Selatan.
Dalam pidatonya, Gibran membahas ekonomi inklusif, pembangunan berkelanjutan, pembiayaan pembangunan, serta isu-isu strategis terkait pengurangan risiko bencana, perubahan iklim, transisi energi, dan penguatan sistem pangan. Menurut Gibran, pertumbuhan ekonomi global harus berlangsung secara kuat, adil, dan inklusif dengan dukungan pembiayaan internasional yang mudah diakses, dapat diprediksi, serta setara, khususnya bagi negara-negara berkembang.
Gibran juga menyampaikan solusi sistem pembayaran digital berbiaya rendah yang telah diterapkan Indonesia, yakni sistem QRIS. Menurutnya, QRIS merupakan inovasi konkret yang menunjukkan bagaimana digitalisasi dapat mendukung inklusi keuangan dan memperkuat kerja sama ekonomi di kawasan.
“Sistem pembayaran digital QRIS nasional kami menunjukkan bagaimana solusi digital yang sederhana dan berbiaya rendah dapat mendorong partisipasi dalam perekonomian dan meminimalkan ketimpangan,” tutur Gibran.
Selain strategi pengembangan ekonomi, Gibran juga menyoroti isu ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya agenda ekonomi, tetapi juga kebutuhan mendasar dan investasi strategis. Gibran menyampaikan bahwa Indonesia memiliki program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu solusi.
“Program Makan Bergizi Gratis bisa menjadi contoh nyata yang turut mendorong pemanfaatan produk lokal, pemberdayaan petani dan peternak, serta perluasan kegiatan ekonomi dengan rantai pasok yang dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia,” imbuhnya.










