KARAWANG — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang sejak Selasa (18/11/2025) siang hingga Rabu dini hari mengakibatkan banjir besar di Kecamatan Telukjambe Barat. Sedikitnya 140 rumah di Dusun Pangasinan dan Dusun Kampek terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter.
Menurut pantauan di lapangan, air mulai memasuki permukiman sejak menjelang subuh. Luapan terjadi setelah Sungai Cibeet dan Sungai Citarum tidak mampu menampung debit air yang meningkat tajam akibat hujan berjam-jam.
Warga Mulai Dievakuasi
BPBD Kecamatan Telukjambe Barat mencatat sejumlah warga memilih mengungsi ke titik-titik aman karena air terus bertambah tinggi. Sementara itu, sebagian lainnya masih bertahan di rumah sambil memantau kondisi lingkungan.
“Curah hujan yang tinggi membuat kedua sungai meluap dan air cepat masuk ke rumah-rumah warga,” jelas Kaming, petugas BPBD setempat.
Melihat kondisi debit air yang terus meningkat, BPBD menyiapkan langkah antisipasi dengan mengerahkan dua perahu karet untuk membantu proses evakuasi. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengevakuasi warga, khususnya anak-anak, lansia, dan keluarga yang tinggal di titik terdalam banjir.
Imbauan Tetap Waspada
BPBD mengingatkan warga agar tidak menunda evakuasi jika kondisi air kembali naik. Peringatan ini disampaikan mengingat cuaca masih berpotensi hujan dan aliran sungai belum menunjukkan tanda-tanda stabil.
“Kami imbau warga tetap waspada. Bila air terus naik, segera tinggalkan rumah menuju tempat aman,” kata Kaming.
Hingga siang hari, petugas gabungan masih memantau perkembangan banjir dan menyalurkan bantuan awal bagi warga terdampak.










