Jakarta, 31 Oktober 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis sore (30/10/2025) menyebabkan sejumlah wilayah ibu kota kembali dilanda banjir. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, tercatat 54 rukun tetangga (RT) terendam air hingga malam hari.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa tingginya intensitas hujan menyebabkan kenaikan muka air di beberapa pos pemantauan.
“Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan kenaikan di beberapa pos pemantauan air: Pos Sunter Hulu berstatus waspada atau siaga 3 pukul 16.00 WIB, Pos Pesanggrahan siaga 3 pukul 17.00 WIB, dan Pintu Air Karet siaga 3 pada pukul 19.00 WIB. Kondisi ini memicu terjadinya genangan di sejumlah wilayah Jakarta,” ujar Yohan, Kamis malam.
Akibat curah hujan tinggi, sejumlah ruas jalan utama di Jakarta lumpuh akibat kemacetan parah. Air dengan ketinggian hingga 50 sentimeter menggenangi jalan, membuat pengendara motor enggan melintas karena khawatir mesin kendaraan mereka mogok. Tak sedikit pula kendaraan yang sudah terlanjur terjebak dan akhirnya terendam banjir.
Berdasarkan laporan BPBD per pukul 21.00 WIB, Jakarta Selatan menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan 53 RT terendam. Berikut rinciannya:
- Kelurahan Cilandak: 1 RT, ketinggian air 80 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Krukut.
- Kelurahan Pondok Labu: 1 RT, ketinggian air 30 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
- Kelurahan Cipete Utara: 3 RT, ketinggian air 160 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
- Kelurahan Petogogan: 26 RT, ketinggian air 30 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Krukut.
- Kelurahan Bangka: 2 RT, ketinggian air 110 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang.
- Kelurahan Kuningan Barat: 6 RT, ketinggian air 110 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Mampang.
- Kelurahan Pela Mampang: 9 RT, ketinggian air 90 cm, disebabkan curah hujan tinggi.
- Kelurahan Cilandak Timur: 3 RT, ketinggian air 130 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan cepat, termasuk penyaluran bantuan bagi warga terdampak.










