Bogor, 1 November 2025 — Tragedi menimpa SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah atap lima ruang kelas ambruk pada Senin siang (1/11). Peristiwa ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Akibat kejadian ini, sebanyak 41 siswa mengalami luka-luka, dengan beberapa di antaranya mengalami luka berat. Lima siswa dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kepala Sekolah SMKN 1 Gunung Putri, Nani Yulianti, mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) langsung dihentikan setelah insiden terjadi.
“Masing-masing kelas dihuni 36 siswa. Saat ini KBM bagi siswa yang kelasnya ambruk dilakukan secara daring,” jelas Nani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, menyebut bangunan yang ambruk tersebut dibangun pada tahun 2003 dan terakhir direnovasi pada 2015. Ia menambahkan, insiden ini menjadi kejadian kedua yang menimpa sekolah menengah kejuruan (SMKN) di Kabupaten Bogor dalam waktu berdekatan.
Pihak sekolah kini menunggu tindak lanjut dari Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk proses perbaikan. Sebagai langkah sementara, KBM akan dilaksanakan secara daring atau digabung dengan kelas lain.
Dinas Pendidikan Jawa Barat saat ini tengah melakukan pengecekan struktur bangunan yang ambruk guna menentukan penyebab dan langkah penanganan selanjutnya.










