536 Warga Meninggal, Prabowo Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang di Sumatra

banner 468x60

Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menelan banyak korban jiwa. Dilansir dari CNBC Indonesia, berdasarkan data terbaru Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), jumlah korban tewas hingga sore ini mencapai 536 jiwa.

Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajarannya mengunjungi para korban banjir di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Senin (01/12/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo memastikan pemerintah akan mengirimkan bantuan berupa bahan bakar minyak (BBM) ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatra.

“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera mengirimkan bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting. Listrik sebentar lagi, saya kira, bisa dibuka semuanya. Ada beberapa desa yang terisolasi, insya Allah bisa kita tembus,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa negara akan selalu hadir bagi masyarakat yang terdampak bencana. Ia berjanji akan melakukan berbagai perbaikan, seperti fasilitas sekolah serta rumah warga.

Wilayah Tapanuli Selatan merupakan daerah yang terdampak banjir dan longsor cukup parah. Dilansir dari Kompas.com, data BNPB per Minggu (30/11/2025) pukul 17.00 WIB mencatat jumlah korban jiwa di wilayah ini mencapai 73 orang meninggal dunia, 104 orang masih dalam pencarian, dan 508 orang mengalami luka-luka.

Sebelum kunjungan tersebut, Prabowo sempat menuai kritik dari publik akibat pernyataannya mengenai penambahan lahan kelapa sawit.

“Enggak usah takut, apa itu katanya membahayakan, deforestation. Namanya kelapa sawit ya pohon, ya kan?” ucap Prabowo.
“Benar enggak, kelapa sawit itu pohon, ada daunnya kan? Dia menyerap karbondioksida. Dari mana kok kita dituduh yang macam-macam begitu?” sambungnya.

Pernyataan ini memicu kemarahan sebagian masyarakat Indonesia, terutama setelah terjadinya banjir bandang dan longsor yang menghantam wilayah Sumatra bagian utara.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *