Rumah Dinas Duta Besar Republik Islam Iran di Jakarta dipenuhi karangan bunga dari berbagai daerah di Indonesia. Karangan bunga tersebut dikirim oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai ungkapan duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Sebanyak 100 karangan bunga dari kader PSI di berbagai provinsi dan kota di Indonesia dikirimkan sebagai bentuk penghormatan dan simpati atas peristiwa yang mengguncang kawasan Timur Tengah tersebut.
PSI menyatakan bahwa pengiriman karangan bunga ini merupakan wujud penghormatan kemanusiaan kepada seorang pemimpin negara yang telah wafat.
“Dalam tradisi diplomasi internasional, menyampaikan belasungkawa adalah bentuk penghormatan kemanusiaan yang melampaui perbedaan politik maupun ideologi,” ujar Direktur Penggalangan Relawan DPP PSI, Furqan AMC, Jumat (6/3/2026).

Menurut Furqan, langkah tersebut juga sejalan dengan sikap Pemerintah Republik Indonesia. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyampaikan surat belasungkawa kepada pemerintah Iran. Surat tersebut disampaikan melalui Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Duta Besar Iran di Indonesia.
“Kehadiran karangan bunga dari kader PSI di berbagai daerah merupakan simbol bahwa politik Indonesia tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, penghormatan antarbangsa, serta diplomasi yang beradab,” lanjut Furqan.
Pantauan di lokasi menunjukkan halaman rumah dinas Duta Besar Iran di Jakarta dipenuhi rangkaian karangan bunga dari berbagai daerah. Hal ini memperlihatkan solidaritas dan rasa simpati dari masyarakat Indonesia atas wafatnya pemimpin Iran tersebut.
Di depan pintu utama terlihat papan bunga belasungkawa dari jajaran pengurus PSI, di antaranya dari Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni, serta Ketua Harian Ahmad Ali.
Selain itu, terdapat pula karangan bunga dari Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Pertimbangan, Mahkamah Partai, hingga seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI di setiap provinsi di Indonesia.

Yang menarik, dari total 100 papan bunga yang dikirimkan PSI, sebanyak 50 di antaranya berisi kutipan tokoh-tokoh dunia bertema kebangsaan dan perjuangan melawan imperialisme. Kutipan tersebut berasal dari berbagai tokoh seperti Sukarno, Mohammad Hatta, Tan Malaka, Sudirman, Bung Tomo, Hasyim Asy’ari, Abdurrahman Wahid, R. A. Kartini, Mahatma Gandhi, Nelson Mandela, Che Guevara, Mother Teresa, Malcolm X, hingga John Lennon.
Furqan juga hadir langsung di Rumah Dinas Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jalan Madiun, Jakarta Pusat, Jumat pagi, dan diterima oleh Duta Besar Iran sebagai perwakilan resmi PSI dalam menyampaikan belasungkawa.










